Jan 11
Dari cahaya yang terlahir buta
Dimatamu, embun yang terjaga
Isyarat terpendam merupakan gerak suara
Gerimis tertanam, tumbuh memekarkan kolam
Sebagai teratai yang menanti kekasih liar
Hingga tiada hingga
Karena hidup memang penuh tunggu
Ia tak adil namun tetaplah indah
Dari suara yang terlahir bisu
Di hatimu, bahasa cinta yang bertabuh
Satu-satunya cara yang kau ketahui
Melepaskan diri
Belantara rapuh terpilih
Lalu…
Cinta selalu meminta perhatian
January 11th, 2010 at 3:22 pm
he he he… yang ini beda banget. Hi, salam kenal. Saya sdh googling, ternyata si mbak nih traveller, fotografer & blogger kondang. He he he.. sy pengen tahu “-er”2 lainnya.
@mosesforesto Salam kenal juga teman, Saya senang kau kau tahu sedikit tentangku hihi karena kebanyakan blogger memanggilku Mas Nyebelin, cantik gini dipanggil mas haha, tapi kalau saya dibilang blogger kondang wah
kondangan kali, dulu emang punya blog kondang banget di hacker orang, maklum lah masih Oon
January 11th, 2010 at 6:25 pm
pertamax! dance… dance…
ah, ini topik yang berat.
January 11th, 2010 at 7:59 pm
ngmongin soal cinta memang bisa setiap saat!
wkekekekek!
January 12th, 2010 at 9:37 am
seakan aku mengerti maksudnya…
cinta dan cinta
cinta…
terima kasih atas puisinya
January 12th, 2010 at 8:35 pm
teteh… ganti domain tapi masih dengan feed yang sama, jadi link teteh masih kesimpen di blog saya
kumaha teh??
daramang??
hihihi si kasep apan etateh namina taktik atuh, Sae pangesto ngan biasa we bararoke lah
January 12th, 2010 at 11:17 pm
inspirasi dini hari., bagus bagus., begitu puitis., salam kenal, baru ngeblog nie jadi belum terlalu mahir., hiks hiks hiks., jadi pengen nulis puisi nieh, makasih
January 13th, 2010 at 8:11 am
Salam hangat untuk para sahabat
Semoga kita selalu bersemangat
Merangkai kata menyusun kalimat
Persaudaraan bloger indonesia semakin kuat
sedj
January 14th, 2010 at 4:16 pm
nice puisi
:salam kenal:
January 14th, 2010 at 7:42 pm
Inspirasinya darimana yach bisa buat puisi di setiap saat dan waktu
January 16th, 2010 at 12:31 am
Boleh ikutan publish puisiku gak?
Tapi malu euy….
belum bisa merangkai kata menjadi kalimat penuh makna
@Manginfera.Com Silahkan dengan senang hati