Mandi

Puisi Add comments ...

Hanya kepada air kulepasi benang di badan
Di bawah pancuran yang melimpahi pori
Sejak tertanggal kelahiran
Hingga kamar mandi merupakan rahasia
Senandungku…lalalili…lalalili
Matahari terpanggil melata sepanjang pipa
Berjatuhan seperti semburan nafas bergolak
Secepat air melintas
Pesta kita
Sabun yang leluasa mengusap
Berpedar selembut awan
Sebagai rencana pagi dan petang yang belum berakhir
Hingga kelak tiba di mandi Mayatku

39 Responses to “Mandi”